Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Helikopter Jatuh di Bitung

Tak Ada Firasat Buruk Saat Kontak Terakhir Umi & Zainuddin

Effendi Pioh Labenjang , Jurnalis-Jum'at, 05 Agustus 2011 |08:19 WIB
Tak Ada Firasat Buruk Saat Kontak Terakhir Umi & Zainuddin
Bangkai helikopter Bell 412 di Gunung Dua Saudara Bitung. (Dok: Sun TV)
A
A
A

MANADO- Tidak ada firasat buruk apa pun saat Umi terakhir berbincang melalui sambungan telepon dengan suaminya, Zainuddin Ahmad, di Manado, Sulawesi Utara.
 
Zainuddin merupakan salah seorang korban tewas dalam kecelakaan helikopter Bell 412 milik Nyaman Air yang jatuh di Gunung Dua Saudara, Bitung, Sulut pada Rabu 3 Agustus lalu.

Umi, saat ditemui di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Jumat (5/8/2011), mengaku tidak membaca tanda-tanda sedikit pun akan kepergian suaminya untuk selamanya.

“Enggak ada firasat apa-apa waktu dia berangkat,” ungkap Umi lirih bersama seorang anak balitanya.

Dia mengaku menjalin komunikasi terakhir pada Rabu dini hari sekira pukul 03.00 WIB (pukul 04.00 Wita). Tidak ada yang istimewas dalam pembicaraan terakhir itu, hanya menanyakan kabar.

Pada Rabu sore baru pihak keluarga di Solo, Jawa Tengah, menerima kabar dari perusahaan bahwa suaminya mengalami kecelakaan helikopter dan meninggal dunia.

Zainuddin merupakan satu dari 10 korban tewas musibah tersebut. Jenazah almarhum bersama lima lainnya diberangkatkan ke Jakarta pada Jumat pagi ini untuk selanjutnya dibawa ke Solo. Almarhum merupakan pekerja PT Nusa Halmahera Mineral.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement