Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tiga Kriteria Pimpinan KPK Versi Demokrat

Fitriyah Tri Cahyani , Jurnalis-Rabu, 17 Agustus 2011 |08:16 WIB
Tiga Kriteria Pimpinan KPK Versi Demokrat
A
A
A

JAKARTA - Partai Demokrat telah menetapkan kriteria terhadap calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan dipilih untuk periode 2011-2015.

Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menyebut tiga kriteria utama yang harus dimiliki pimpinan KPK.  Pertama, pimpinan KPK yang baru harus mengutamakan penanganan perkara korupsi dengan nilai kerugian keuangan negara besar.

"Harus mengutamakan kasus-kasi korupsi besar, sehingga penegakan hukum oleh KPK berdampak pada penyelamatan uang rakyat sebanyak mungkin," kata Didi kepada okezone, Rabu (17/8/2011).

Menurut dia perkara korupsi skala besar tersebut berkisar pada korupsi di sektor perpajakan, pertambangan termasuk mafia anggaran. "Juga terhadap kejahatan BLBI yang belum tuntas tidak boleh dilupakan," pungkasnya.

Kriteria kedua, pimpinan KPK harus memiliki rekam jejak bersih. "Bersih dari kasus hukum, bebas kepentingan, tegas dan berani," ujarnya. Independensi menjadi kriteria ketiga yang dinilai Demokrat cukup penting untuk menjalankan program pemberantasan korupsi.

"Dalam arti orang tersebut tidak membawa kepentingan politik apapun yang membuat pimpinan KPK tersebut rawan konflik kepentingan saat memimpin KPK," jelas dia.

Secara pribadi, Didi menjagokan Bambang Widjojanto, Yunus Husein dan Abraham Samad. "Namun final penilaian tentunya setelah kami adakan fit and proper test di DPR. Kami akan menilai sejauh mana program-programnya, komitmennya bisa meyakinkan kami sehubungan perang terhadap koruptor ke depan," katanya.

Yang pasti, anggota Komisi Hukum DPR ini berharap delapan capim KPK menunjukkan program pemberantasan korupsi dengan inovasi dan strategi tersendiri bila mereka ingin terpilih di DPR.

(Ferdinan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement