JAKARTA - Suku Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) Jakarta Timur belum bisa berbuat banyak menyikapi insiden ambrolnya plafon ruangan kelas di SDN 01 Utan Kayu Utara, yang melukai 11 siswa yang sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kepala Sudin Dikdas Jakarta Timur Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya hingga kini masih mencari perusahaan mana yang melakukan renovasi gedung sekolah tersebut.
"Rehab saat itu pada 2009, dan saya belum menjabat Kasudin Dikdas Jakarta Timur,” katanya di lokasi, Rabu (26/10/2011).
Rasyid menjelaskan, jika perusahaan itu sudah diketahui pihaknya akan meminta pertanggungjawaban sekaligus memberikan catatan hitam.
Rasyid menduga, plafon dari GRC tersebut kemungkinan jatuh karena lembab atau penyangga kurang kuat. "Namun plafon sekarang sudah kita perbaiki, dengan menggantinya menggunakan triplek," ujarnya.
Kendati demikian, Rasyid mengaku enggan menyalahkan pihak manapun dan pihaknya akan segera mengecek seluruh plafon yang ada di ruangan SD tersebut.
"Ada tiga kelas I, II dan IV yang retak, kami akan mengevaluasi dan segera memperbaikinya," tutupnya.
(ded)