Bebaskan Hape, Pengelola LP Tanjung Gusta 'Disemprot'

Ilustrasi penjara (foto: Ist)

Bebaskan Hape, Pengelola LP Tanjung Gusta 'Disemprot'
MEDAN - Komisi III DPR menilai Lembaga Permasyarakatan (LP) Tanjung Gusta Medan kelebihan kapasitas dan kurang disiplin, lantaran banyak ditemui sejumlah penghuni yang bebas menggunakan telepon seluler di dalam LP.

Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman dalam kunjungan kerja di Medan meminta pihak LP untuk lebih aktif melakukan pengawasan dan pemeriksaan kepada para penghuni dan pengunjung. Ini lantaran, penghuni memang tidak diperbolehkan menggunakan telepon seluler saat menjalani pembinaan.

"Harusnya pengawasan dan pemeriksaan lebih ditingkatkan, baik penghuni maupun pengunjung. Karena keberadaan telepon itu jelas dilarang," ujar Beni saat berkunjung ke Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Jalan Putri Hijau Medan, Sumatera Utara, Selasa (1/11/2011).

Meski demikian, dia menilai LP Tanjung Gusta lebih baik dari segi kedisiplinan dibandingkan LP di Batam dan Maluku Utara.

Sementara itu Kakanwil Hukum dan HAM Sumut, Baldwin Simatupang, mengaku akan membuat permohonan penambahan gedung kepada pemerintah pusat untuk mengatasi banyaknya penghuni di lapas.

Dia juga mengaku akan membuat kebijakan baru berupa pemberian hadiah dan sanksi kepada pegawai lapas dan rutan. Ini untuk memacu agar pegawai tetap menjaga kedisiplinan serta menjalankan peraturan di lapas maupun rutan di Sumut. (kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Megawati Berperan dalam Tarik Menarik Kabinet Jokowi-JK