JAKARTA- Pejabat yang memangku kekuasaan diminta untuk melakukan tobat nasional menyusul kondisi negara Indonesia yang semakin sekarat. Namun tidak hanya tobat, pejabat yang bermasalah juga harus mundur dengan legowo.
Aktivis 98 Adian Napitupulu mengatakan tobat itu sifatnya sangat abstrak dan apa ukuran manifestasi dari pertobatan tersebut bagi para pejabat tentu saja dengan kesadaran untuk mundur dari kekuasaannya. Dan kemunduran itu tentu saja merupakan hal yang sangat kongkrit.
"Ritual pertobatan tanpa hal yang kongkrit hanya ritual pura-pura, " tegasnya saat dihubungi okezone, Kamis (17/11/2011).
Sebelumnya, pengamat politik Universitas Indonesia Ibramsyah menilai kodisi bangsa Indonesia sudah sangat sekarat sehingga dibutuhkan gerakan pertobatan massal untuk memperbaiki negara ini.
"Sebagai negara Indonesia sudah sangat, sangat sekarat, karena pemangku kekuasaan sudah tidak bisa untuk mengatur negara ini," katanya.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.