JAKARTA - PDI Perjuangan melirik empat calon yang akan dipilih sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015. Keempat calon itu adalah Bambang Widjojanto, Abraham Samad, Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain.
Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah menjelaskan pilihan terhadap empat calon itu berdasarkan kriteria yang dipatok partai. "PDIP akan memilih Capim KPK yang syarat utamanya adalah bukan titipan pemerintah, harus independen, punya pengetahuan dan praktik hukum yang luas serta punya nyali besar," kata Basarah kepada okezone, Kamis (24/11/2011) malam.
Selain itu, pimpinan KPK yang baru harus memiliki komitmen menuntaskan perkara korupsi besar seperti kasus Century, mafia pajak. "Banyak kasus dugaan korupsi kelas berat yang diduga melibatkan pihak penguasa menguap dan tidak jelas penyelesaiannya, ini harus dituntaskan," tegas dia.
Pimpinan KPK juga diminta berkomitmen menjaga keutuhan NKRI. Hal ini, kata Basarah penting karena pimpinan KPK saat ini sudah berpotensi menjadi faktor pemecah belah antar komponen bangsa melalui pernyataan-pernyataan politiknya yang di luar kewenangannya.
Di samping itu, pimpinan KPK harus mampu membangun sinergi dengan lembaga dan institusi lainnya dalam konteks pencegahan dan penanganan perkara korupsi.
"Kriteria yang kami sebutkan itu ada pada figur Bambang Widjojanto, Abraham Samad, Pandu dan Zulkarnain," ujar Basarah yang juga anggota Komisi Hukum DPR ini.
Uji kepatutan dan kelayakan calon pimpinan KPK akan dilanjutkan pekan depan. Per hari, DPR menguji dua calon. Mereka yang akan diuji secara berurutan adalah Abdullah Hehamahua dan Handoyo Sudrajat, Adnan Pandu Praja, Yunus Husein. Pada hari terakhir, Kamis (1/12) akan diuji Zulkarnain dan Bambang Widjojanto.
(Ferdinan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.