JAKARTA - Anggota Komisi Pendidikan DPR Rohmani mengusulkan pengetahuan tentang HIV/AIDS perlu dimasukkan dalam kurikulum sekolah dan perguruan tinggi.
Kebijakan itu perlu mengingat kenyataan penularan HIV/AIDS meningkat pada kelompok usia produktif. “Ini sangat mendesak dan penting agar anak didik paham,” kata Rohmani, Kamis (1/12/2011).
Menurut dia, pengetahuan dan pemahaman ini menjadi mendesak untuk diketahui anak muda bangsa ini. "Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama," kata Rohmani.
Rohmani yakin bila pegetahuan tentang hal tersebut utuh diterima generasi muda bangsa ini maka penularannya bisa ditekan.“Selama ini pengetahuan remaja masih rendah terhadap hal tersebut. Mereka hanya tahu itu berbahaya. Tapi bagaimana informasi lebih dalam itu belum tersedia bagi anak-anak muda. Perluasan pengetahuan ini perlu dimasukkan melalui kurikulum pendidikan,” kata Rohmani.
Rohmani melihat merebaknya kasus HIV/AIDS pada usia produktif karena selama ini pemerintah abai terhadap kelompok usia muda ini. Padahal, mereka sangat rentan tertular karena minimnya pengetahuan mereka terkait bahaya dan metode penularannya.
Belum lagi rendahnya mata pelajaran etika dan moral di lembaga pendidikan. “Pemaknaan nilai-nilai moral dan pengetahuan teantang HIV AIDS harus dipadukan. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” kata Rohmani.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.