Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Total Korban Tembok Runtuh di Makassar 14 Orang

Andi Aisyah , Jurnalis-Minggu, 04 Desember 2011 |20:50 WIB
Total Korban Tembok Runtuh di Makassar 14 Orang
A
A
A

JAKARTA- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Ismunandar mengatakan sebanyak delapan korban tewas dalam peristiwa runtuhnya tembok di perumahan di Jalan Sukadamai, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan. Pada pemberitaan sebelumnya, disebutkan korban tewas sebanyak 10 orang.  
Ismunandar mengatakan, dari delapan korban tewas, sudah dua orang yang dikirimkan ke Kabupaten Jeneponto sekira 150 kilometer dari Makassar.
 
Sedangkan dari enam korban terluka, tiga di antaranya sedang dirawat di RS Ibnu Sina. Tiga korban sisanya sudah dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo setelah mendapat perawatan di RS Ibnu Sina.
 
"Kami menanggung semua biaya pemakaman dan perawatan korban kejadian ini. Sampai saat ini kami masih mengidentifikasi para korban itu. Di antara dua korban tewas dipastikan, satu orang anak-anak bernama Fitri dan seorang ibu yang sedang hamil enam bulan tapi belum diketahui namanya," kata Ismunandar kepada Okezone, Minggu (4/12/2011).
 
Selain korban tewas, sebanyak enam orang dilarikan ke rumah sakit. Ismunandar menambahkan, belum mengetahui awal kejadian runtuhnya tembok tersebut. Namun, menurut dia, tembok yang runtuh adalah tembok pembatas salah satu kompleks perumahan di mana rumah para korban ini menempel pada tembok tersebut.
 
"Kita belum tahu apa penyebab kejadian itu, sepenuhnya penyelidikan diserahkan kepada aparat kepolisian," tandas Ismunandar.
 
Siang tadi sekira pukul 13.30 WITA, sebuah rumah runtuh dihantam tembok tempatnya menempel. Peristiwa itu terjadi di tengah hujan deras dan angin kencang yang mengguyur kota Makassar.

(Taufik Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement