Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Takut Meletus, Warga Lereng Sindoro Gelar Selamatan

Didik Dono , Jurnalis-Rabu, 07 Desember 2011 |09:34 WIB
Takut Meletus, Warga Lereng Sindoro Gelar Selamatan
A
A
A

TEMANGGUNG - Resah dengan peningkatan status Gunung Sundoro (lazim disebut warga Sindoro) menjadi waspada, warga yang tinggal di lereng gunung melakukan selamatan tolak bala.  
Selamatan digelar di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Ratusan warga berkumpul di rumah sekretaris desa setempat.
 
Mereka khusyuk berdoa dipimpin salah seorang tokoh agama setempat, Kiai Muhaidi. Mereka juga membawa tumpeng berikut aneka macam lauk pauk, buah-buahan, serta jajanan pasar yang disantap bersama setelah acara selesai.
 
Kiai Muhaidi mengatakan, selamatan dimaksudkan meminta kepada Allah SWT agar warga terhindar dari bencana letusan Gunung Sindoro.
 
Sementara warga desa mengaku pasrah dengan apa pun yang terjadi dengan Gunung Sindoro.
 
“Kami siap mengikuti anjuran pemerintah, termasuk kalau disuruh mengungsi,” kata Erna Suwandari, salah seorang warga Desa Bansari, Rabu (7/12/2011).
 
Erna mengaku peningkatan status Gunung Sindoro membuat warga desa khawatir. Tidak hanya terhadap keselamatan nyawa, namun aktivitas pertanian dan ekonomi warga akan terganggu.
 
Sementara puluhan warga dari berbagai desa mendatangi pos pemantauan gunung api di Desa Gentingsari. Mereka antusias mengamati perkembangan terkini aktivitas gunung.
 
Sementara itu, berdasarkan pantauan visual hari ini, asap sulfatara masih keluar dari kawah Gunung Sindoro. Aktivitas warga tetap normal. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status gunung yang terletak di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo itu dari Aktif Normal menjadi Waspada sejak Senin malam pukul 20.00 WIB lalu.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement