Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sindoro Waspada, Pemkab Wonosobo Siapkan Jalur Evakuasi

Nurrochman Efendi , Jurnalis-Kamis, 08 Desember 2011 |09:39 WIB
Sindoro Waspada, Pemkab Wonosobo Siapkan Jalur Evakuasi
Kondisi Gunung Sindoro setelah berstatus Waspada. (Dok: Sindo TV/Didik D)
A
A
A

WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, telah menyiapkan jalur evakuasi terkait peningkatan status Gunung Sindoro dari Aktif Normal menjadi Waspada.

Aktivitas gunung setinggi 3.151 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini masih masih tinggi, ditandai masih berlangsungnya gempa vulkanik dalam dan gempa vulkanik dangkal. Peningkatan gempa vulkanik dalam dan dangkal dikhawatirkan memicu letusan freatik atau letusan abu.

Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu daerah selain Temanggung yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) II meliputi Kecamatan Kertek, Garung, dan Kejajar.

Tiga kecamatan tersebut berpotensi terkena awan panas, aliran lava, lontaran batu pijar, hujan abu, dan lahar dingin. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Pemkab Wonosobo telah menyiapkan jalur evakuasi.

Kabag Humas Setda Wonosobo, Agus Wibowo, Kamis (8/12/2011), mengatakan pihaknya menyiapkan jalur evakuasi di daerah-daerah KRB II.

Yanto, petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pos Pemantau Gunung Sindoro, mengimbau masyarakat yang bermukim di lereng Gunung Sindoro tenang dan tidak terpancing isu menyesatkan.

Masyarakat tidak diperbolehkan mendekat apalagi melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak.

“Warga masyarakat di sekitar Gunung Sindoro agar tetap tenang dan waspada serta jangan terpancing isu menyesatkan,” kata Yanto.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement