Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aksi Bakar Diri Bentuk Kekecewaan Terhadap Pemerintah

Tri Kurniawan , Jurnalis-Jum'at, 09 Desember 2011 |09:04 WIB
Aksi Bakar Diri Bentuk Kekecewaan Terhadap Pemerintah
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Aktivis LSM Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) khawatir jika aksi bakar diri di depan Istana Presiden akan memotifasi orang lain untuk melakukan hal yang sama jika tidak direspon oleh pemerintah.
 
"Tingkat bunuh diri di Indonesia sangat tinggi karena keadaan ekonomi seperti sekarang," kata dia saat dihubungi okezone, Jumat (09/12/2011).

Dia berharap pemerintah tidak lagi mempersoalkan motif di balik aksi individu ini. Yang terpenting saat ini, pemerintah sadar diri, mengapa aksi seperti ini bisa terjadi.

"Motifnya sudah jelas dia kecewa, jadi jangan kasak kusuk lagi mencari penyebabnya," tegasnya.

Menurutnya, jangan sampai pemerintah baru merespon kejadian ini kalau yang melakukan aksi bakar diri seorang yang status sosialnya tinggi. Baginya apapun status sosialnya, korban adalah warga negara Indonesia.

"Kalau ini terjadi, akan membuat rakyat marah," ujarnya.

Kalau dilihat dari lokasi kejadian, Adian menduga aksi tersebut memang ditujukkan kepada Presiden SBY dan pembantunya. "Dia punya motivasi tujuannya Istana," tambahnya.

Bagi Adian, ini menggambarkan puncak kekecewaan rakyat terhadap pemerintah. Dia juga menduga aksi protes dengan cara bakar diri yang baru pertama kali terjadi di Indonesia meniru seperti yang terjadi di Tunisia.

"Jatuhnya Ben Ali, diawali pengusiran terhadap seorang sarjana yang juga tukang buah, kemudian dia bakar diri di depan Istana Tunisia, takutnya ini sama," pungkasnya.

Seperti diketahui, aksi individu membakar diri di depan Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat terjadi pada Rabu lalu sekira pukul 17.20 WIB.

Korban mendapat pertolongan oleh beberapa anggota polisi yang berada di silang Monas dan dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). (tri)

(Amril Amarullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement