Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pimpinan DPR Klaim Tak Boros Pakai Duit Negara

Ferdinan , Jurnalis-Kamis, 22 Desember 2011 |13:23 WIB
Pimpinan DPR Klaim Tak Boros Pakai Duit Negara
Pramono (Foto: Koran Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung menampik sangkaan yang menyebut pimpinan DPR boros menggunakan uang negara yang dialokasikan terkait kegiatan pelaksanaan tugas.
 
Pramono menegaskan, lima pimpinan DPR yakni Marzuki Alie, Priyo Budi Santoso, Anis Matta, Taufik Kurniawan, dan dirinya tidak menghabiskan duit Rp6,9 miliar yang dialokasikan negara untuk kepentingan tugas pimpinan.
 
"Saya pikir agak berlebihan (kritik itu), karena seluruh pimpinan itu penyerapan rata-ratanya dibawah 20 persen," kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/12/2011).
 
Pramono juga menegaskan, dirinya hanya menggunakan 12 persen dari duit Rp7,7 miliar yang dialokasikan untuk pelaksanaan tugas sebagai Wakil Ketua DPR bidang industri dan pertambangan.
 
"Saya penyerapan anggarannya tidak terlalu banyak. Tidak lebih dari 12 persen karena saya termasuk orang yang tidak mau memanfaatkan anggaran untuk hal-hal yang tidak perlu," ujarnya.
 
Politikus senior PDI Perjuangan ini mengatakan dirinya hanya satu kali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri dari empat jatah kunker delegasi muhibah.
 
"Ini pilihan untuk efektif. Kalau pmpinan mau keliling dunia tiap hari kan bisa. Tapi untuk apa kalau tidak ada manfaatnya," sambungnya.
 
Sebelumnya, Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA) merilis alokasi dana untuk pelaksanaan tugas lima pimpinan DPR. Total alokasi dana pelaksanaan tugas untuk Wakil Ketua DPR Pramono Anung mencapai Rp7,7 miliar, dengan rincian;
 
1. Pertemuan Konsultasi Pimpinan DPR RI, Rp. 667.900.000
2. Kunjungan kerja DN ke daerah-daerah Rp. 572.860.000
3. Kunker Tim yang dipimpin oleh seorang Pimpinan Dewan dalam rangka kunker yang dilaksanakan dengan tujuan mengetahui peristiwa yang mempunyai ruang lingkup nasional dan penanganan segera Rp. 1.258.390.000
4. Kunjungan kerja LN delegasi muhibah Rp 3.016.081.000
5. Dukungan Operasional Pimpinan DPR RI, Rp 1.500.000.000
Jumlah anggaran Rp 7.740.715.000
 
"Beginilah yang mengkritik itu harus paham terlebih dahulu. Kalau memang benar katakan Rp7 miliar yang digunakan pmpinan, itu wajib dikritik," kata Pramono.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement