tragedi sukhoi

Habib Rizieq: Umat Islam Siap Jihad Pertahankan Papua

Fahmi Firdaus - Okezone
Jum'at, 23 Desember 2011 13:24 wib
Ketua Dewan Penasihat FUI Habib Rizieq Shihab (Foto: Dok Okezone)
Ketua Dewan Penasihat FUI Habib Rizieq Shihab (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Forum Umat Islam mendesak pemerintah segera menindak tegas pelaku teror di Papua dan Maluku. Sebab dikhawatirkan konflik akan berujung pada eskalasi pelepasan wilayah NKRI oleh Republik Maluku Selatan dan Organisasi Papua Merdeka.

Ketua Dewan Penasehat FUI Habib Rizieq Shihab mengatakan, pihaknya beserta sejumlah ormas dan gerakan Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam secara tegas menolak usulan referendum.

"Kami mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap gerakan separatis OPM di provinsi Papua dan RMS di provinsi Maluku yang telah melakukan berbagai tindakan teror yang sistematis kepada rakyat dan pemerintah, seperti membunuh TNI atau Polri dan rakyat, membakar kantor dan bendera merah putih seraya menaikkan bendera OPM dan RMS," ujar Habib Rizieq di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (23 /12/2011).

Bila pemerintah tidak segera mengambil tindakan tegas dan signifikan terhadap berbagai rongrongan dan teror yang dilakukan oleh OPM dan RMS, kata Rizieq, Islam dari berbagai penjuru tanah air yang akan berhijrah dan berjihad ke Papua serta Maluku untuk mempertahankan NKRI.

"Kami menolak usulan referndum dari gerja Papua atau siapapun untuk melepaskan Papua dari NKRI," imbuhnya.

FUI, lanjut Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) ini juga mendesak Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro untuk mencabut pernyataannya bahwa di Papua tidak ada intervensi asing, karena hal itu dinilai tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Kami mengecam segala intervensi asing di Papua untuk lepasnya Papua dari NKRI," ujarnya.

(ded)

  • tuan takur » 0 Tanggapan
    Fpi jgn asal gonggong aja,kl berani samperin langsung tuh papua jgn bawa2 umat i***m krn kalian kan front penghianatan dr islam,kl berani mah yg dikalimantan kalian turun dr pesawat jgn cm berani lapor mabes doank....cemen berani keroyokan di jakarta doank...semoga tuhan adil memberikan kalian hukuman nantinya...hidup NKRI tanpa fpi
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Jihad Ndasmu » 0 Tanggapan
    Mas Habib..kenapa ketika terjadi teror di Aceh, dan Aceh terang2an ingin mendirikan Negara, ente tidak meneriakkan Jihad??
    Beri Tanggapan Laporkan
  • DANI » 0 Tanggapan
    HEH KALIAN SEMUA JIKA INGIN MERDEKA PINDAH AJA KE NEGARA LAIN BUKAN DIAM DI PAPUA PUNYA APA KALIAN..YG HANYA MENGCAUKAN NEGARA INI AJA
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Yakobus D Samberi » 0 Tanggapan
    Kami Laskar Kristus Tanah Papua/Umat TUHAN y***s KRISTUS mengutuk pernyataan FUI dan FPI,pernyataan tersebut membuat masalah Papua akan semakin bertambahI.Karena masalah Papua mau dibawa kemasalah Agama,padahal Indonesia terdiri dari 5 Agama dan diakui oleh Negara.Kami Warga Negara Indonesia harus mengambil pelajaran dari masalah Timor-Timor,masalah pelanggaran HAM sehingga Timor-Timor Merdeka.Sesuai Fakta Sejarah Papua,Tanah Papua Milik Orang Papua yang diberikan langsung oleh ALLAH,tanpa melalui peperangan dengan Bangsa manapun dimuka bumi ini.Tetapi pada tahun 1969 Orang Tua Kami telah mengambil keputusan dalam Sidang Musyawarah PEPERA untuk ikut bergabung kedalam NKRI,jadi Papua bagian dari Indonesia.Menurut kami FUI dan FPI kalau mau berjihad silahkan berjihad ke luar Indonesia,jangan berjihad ke Papua karena akan terjadi kesalah pahaman dengan Kami Laskar Kristus Tanah Papua.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • chaken » 0 Tanggapan
    Welcome to Papua Habib, Kami tunggu ada di tanah papua, jgn lupa bawa pasukan yng banyak dan kain kafan yang banyak pula. jgn anda samakan kami dengan orang j**a silahkan saja Habib klu anda mau datang telpon ambulance biar mereka siap.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.