SOLO- Anggota Komisi IV DPRD Kota Solo Reny Widyawati mempertanyakan status kepemilikan mobil Kiat Esemka Rajawali yang digunakan Wali Kota Solo Joko Widodo dan Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo.
Dia menjelaskan, dalam APBD, anggaran pembelian mobil dinas wali kota dan wakil wali kota telah dipangkas sebesar Rp1,1 miliar sesuai permintaan keduannya.
Sehingga pembelian mobil Esemka oleh wali kota dan wakil wali kota menjadi pertanyaan besar di kalangan DPRD.
"Memang alokasi anggaran wali kota dan wakil wali kota masih tersisa Rp3,5 miliar, tapi anggaran tersebut tidak ada alokasi untuk pembelian mobil dinas (baru). Karena keduannya tidak menginginkan mobil dinasnya diganti, lantas bila saat ini mobil dinasnya baru, justru kami pertanyakan. Anggaran dari mana yang dipakai untuk membeli mobil tersebut," kata Reny kepada okezone di Solo, Rabu (4/1/2012).
Anggota Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, jika mobil dinas tersebut memakai alokasi anggaran dari Rp3,5 miliar, jelas melanggar aturan yang berlaku.
Selain itu untuk melakukan pembelian, diwajibkan melalui proses lelang terbuka untuk klasifikasi barang yang akan dibeli dan harus sesuai dengan aturan Keppres yang berlaku.
“Kami akan menanyakan terlebih dahulu kepada pihak pemkot. Status mobil yang dipakai Wali Kota tersebut apakah Wali Kota memang benar-benar membelinya atau Wali Kota hanya membantu mempromsikannya. Kalau membantu mempromosikannya, masak dipasang pelat nomor AD 1 A," tuturnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.