getting time...

Militer Timor Leste Tertarik Beli Senjata Buatan Pindad

Genta Wahyu - Okezone
Sabtu, 28 Januari 2012 20:09 wib
Triyono Andri Susilo (Foto: okezone/Genta Wahyu)
Triyono Andri Susilo (Foto: okezone/Genta Wahyu)

SUKOHARJO - Angkatan Darat Timor Leste tertarik melengkapi peralatan militernya yang dibuat oleh PT Pindad.

Deputi Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Pindad, Triyono Andri Susilo, mengatakan pada tahap awal ada tiga jenis senjata buatan Pindad yang akan dibeli oleh Angkatan Perang Timor Leste yakni senjata serbu jenis SS2 yang juga digunakan TNI.

“Selain senjata, Angkatan Darat Timor Leste juga akan memesan amunisi buatan PT Pindad,” jelas Triyono kepada wartawan di PT Sritex, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (28/1/2012).

Selain itu, Angkatan Darat Timor Leste juga akan memesan pistol jenis G2 serta truk angkutan personel seberat 2,5 ton dengan harga antara Rp300 juta sampai Rp900 juta per unit.

“Untuk harga truk angkutan personel militer tergantung medan di Timor Leste,” sambungnya.

Keputusan Timor Leste membeli persenjataan buatan Pindad, terang Triyono, karena Indonesia dianggap paling dekat secara geografis.

Pindad sudah melayani pemesanan persenjataan untuk Kepolisian Timor Leste. “Kalau tidak ada halangan, pesanan dari Angkatan Darat Timor Leste ini baru yang pertama. Sebelumnya, negara itu hanya pesan untuk kepolisian saja seperti dua unit kendaraan water cannon,” urainya.

Sementara itu Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, mengatakan Timor Leste masih perlu melakukan pembenahaan di sektor pertahanan.

“Tepat 20 Mei nanti, Timor Leste genap 10 tahun, masih banyak kekurangan negara ini yang harus dibenahi,” pungkasnya.

(ton)

  • Joe » 0 Tanggapan
    Semoga ss2nya gag dipake buat nembak personil tni yang jaga perbatasan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tok-tok » 0 Tanggapan
    Senjata or Amunisi..... yang dijual ke Tiorleste ....hrs diberi tanda khusus agar nantinya kalu dijual lagi ke sparatis d Indonesia ........ke-tahu-an itu senjata dr Timor Leste.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Rafi Mariska » 0 Tanggapan
    ya, saya sangat setuju, sebab itu adalah salah satu cara untuk menjaga ketahanan negaranya dengan cara membeli peralatan persiapan negara. moga-moga dalam pembelian tersebut, tidak ada satu pihak pun yang di rugikan.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.