JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mengaku kecewa dengan keputusan Badan Kehormatan (BK) yang hanya merekomendasikan penggantian kursi impor di ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR.
Mestinya BK mengambil keputusan berani, merombak total ruang yang biaya renovasinya memakan biaya Rp20 miliar. Menurut Marzuki penggantian kursi dan alat pengeras suara yang dapat menghemat hampir Rp6 miliar, dinilai belum memuaskan.
"Ya masih mahal. Rp14 miliar dipotong Rp6 miliar, itu masih mahal, itu harus dikurangi lagi apa yang membuat mahal," kata Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/2/2012).
Marzuki mengatakan, hingga saat ini BK belum menyampaikan laporan hasil penyelidikan atas proyek renovasi ruang Banggar. Dia menegaskan bila hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan dugaan adanya penyimpangan, maka audit tersebut akan diteruskan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kalau memang ada fakta mark up ya ditindaklanjuti ke penegak hukum. Kalau dalam laporan BPKP memang ada mark up kita teruskan saja ke KPK," ujarnya.
Terpisah, Humas Setjen DPR Jaka Dwi Winarko mengatakan pergantian kursi Banggar dilakukan malam nanti. Pergantian ini telah disetujui pelaksana proyek adalah PT Pembangunan Perumahan (PP). "Akan dilakukan hari ini, atau besok malam hari. PT PP sudah siap," ujarnya.
Seperti diketahui, peralatan dan perlengkapan ruang Banggar rata-rata merupakan barang impor di antaranya karpet buatan Amerika Serikat Rp900 juta, kursi buatan Jerman Rp24 juta per unit, video wall Rp3 miliar dan lampu impor dari Belanda senilai Rp3 miliar. Seluruh aksesoris ini nilainya mencapai Rp14 miliar dari nilai total proyek Rp20 miliar.
Akibat pemilihan spesifikasi impor ini biaya renovasi ruang membengkak menjadi Rp20 miliar. Padahal dari kajian Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk ruangan Banggar seluas kurang lebih 800 meter persegi hanya dibutuhkan Rp2,7 milar.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.