tragedi sukhoi

Beli Pesawat Kepresidenan Lebih Mahal Dibanding Carter

Susi Fatimah - Okezone
Jum'at, 10 Februari 2012 11:18 wib
Pesawat Kepresidenan (Foto: Repro Susi/Okezone)
Pesawat Kepresidenan (Foto: Repro Susi/Okezone)

JAKARTA - Banyak pihak menyayangkan keputusan pemerintah membeli pesawat khusus kepresidenan jenis 737-800 Boeing Business Jet 2. Alasannya, biaya yang dibutuhkan akan semakin besar dibanding menyewa pesawat carter.

"Kenapa mesti beli, sewa jatuhnya lebih murah. Kita tidak perlu pusing-pusing mikirin perawatan yang mahal," ujar pengamat penerbangan Dudi Sudibyo kepada okezone, Jumat (10/2/2012). Selain itu, kata dia, Presiden dan Wakil Presiden juga dipastikan tidak menggunakan pesawat tersebut setiap hari.

Padahal, layaknya mobil maupun sepeda motor, pesawat memerlukan perawatan ekstra untuk dapat beroperasi maksimal. Dudi mengatakan, biaya perawatan untuk sebuah pesawat memang sangat mahal.

Okezone.com Vote Form : 573194

Apakah Anda setuju jika pemerintah membeli pesawat kepresidenan?

Belum lagi, suku cadang yang harganya mencapai jutaan dollar diyakini akan menjadi persoalan tersendiri. “Mobil saja kalau didiamkan rusak, pesawat juga gitu. Memanasi pesawat aja mahal, belum parkirnya bayar lagi. Belum lagi pilot nanti kalau tidak terbang mau kemana," tuturnya.

Seharusnya, sambung Dudi, pemerintah bisa memprioritaskan anggaran tersebut untuk hal lain yang lebih penting dan tidak memaksakan diri memiliki pesawat khusus kepresidenan. “Lebih baik untuk mendirikan sekolah-sekolah atau perumahan untuk rakyat," paparnya.

Terlebih, lanjut Dudi, pesawat yang dibeli pemerintah itu merupakan pesawat yang sama dengan pesawat Garuda Indonesia yang selama ini di carter. "Bedanya kalau yang dicarter untuk penumpang komersial, yang dibeli ini khusus bisnis," katanya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementrian Sekretariat Negara memutuskan membeli pesawat khusus kepresidenan seharga USD91,2 atau Rp910 miliar. Pembayaran untuk Green Aircraft (pesawat kosong tanpa interior dan sistem keamanan) sudah lunas dilakukan oleh pemerintah kepada pihak Boeing Company.



(ded)

  • teriakanmasyarakat » 0 Tanggapan
    presiden ada karna mayrakat yang memilih,tak ada masyarakat presiden pun tak ada.liat dulu masyarakt yang kecil jangan yang gede dulu tambah di gede.in.jangan seenaknya aja pakek uang negara buat hal yang gak penting !!!jangan sombong kau wahai makhluk a***h yang sombong !
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ahmad » 0 Tanggapan
    kalo kita mau jadi negara besar sudah saatny punya pesawat.sayang masyarakat kita bnyak yang b***h cuma bisa caci maki.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ahmad » 0 Tanggapan
    kalo kita mau jadi negara besar sudah saatny punya pesawat.sayang masyarakat kita bnyak yang b***h cuma bisa caci maki.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • buah » 2 Tanggapan
    sudah selayaknya Negara punya pesawat, jangan berpikir hanya untuk sekarang. karena pesawat itu fasilitas negara sehingga dapat digunakan oleh presiden kita di masa yg akan datang.
    • semarmendhem
      Jangan sampe yang jadi presiden si ical bakrie, kan dia pesawat pribadinya udah banyak nanti mubazir lagi
    • teriakanmasyarakat
      liat masyarakatnya gan,kalo masyarakatnya berjaya semua ya tidak apa2 beli pesawat.kalo masyarakt masih seperti ini itu namanya pemerasan secara tidak langsung terhadap masyarakat indonesia !
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mamat » 0 Tanggapan
    Nanti presiden yg lainnya ikut pakai juga......
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.