BOGOR – Hingga saat ini sopir Bus Karunia Bakti belum dapat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Hal tersebut dikarenakan keberadaan sopir tersebut hingga saat ini belum diketahui.
“Untuk sang sopir masih dicari keberadaannya karena bisa saja sopir menjadi korban luka," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Putu Eko Bayu, di lokasi Kejadian, Sabtu (11/2/2012).
Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan identifikasi baik korban luka, maupun dua orang korban tewas lainnya, yang belum terindentifikasi.
Seperti yang dietahui bahwa salah seorang penumpang mengatakan bahwa sopir diketahui meloncat sebelum bus menabrak Bus Doa Ibu, dua motor, tujuh mobil, dua Daihatsu Carry, angkot, dan sebuah Toyota Avanza. Seperti yang diberitakan bahwa akibat insiden tersebut, 14 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.(kyw)
(Endang Gunawan/Sindo TV/ahm)