DENPASAR - Buntut kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan, Denpasar, Bali, petugas memindahkan sebanyak 60 narapidana warga negara asing (WNA) ke beberapa LP lainnya di Bali.
Selain 60 napi WNA, sebanyak 120 napi perempuan dan 13 anak-anak juga akan dipindahkan hari ini juga.
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel wing Handoko mengungkapkan, mereka dievakuasi karena dikhawatirkan akan dijadikan sandera oleh napi lainnya.
“Evakuasi dilakukan karena ditakutkan para napi akan menjadikan WNA perempuan dan anak-anak sebagai sandera,” kata Handoko, Kamis (23/2/2012).
Menurut Handoko, ada belasan napi yang menjadi provokator di dalam LP sehingga bentrokan masih berpotensi terulang. “Kita sudah tahu sel-selnya di mana dan evakuasi seperti apa,” ungkapnya.
Handoko menambahkan, pihaknya bersama Kepolisian akan bertindak tegas jika ada perlawanan dari napi. Aparat tidak segan-segan akan menembak napi rusuh di tempat.
Terkait lokasi evakuasi para tahanan, Handoko belum mengetahui pasti namun ada dua tempat lokasi yang sudah disiapkan yakni LP Klungkung dan Karangasem.
Untuk membantu evakuasi sudah disiapkan dua kendaraan barracuda, dua watercannon, 10 truk dan dua bus. Untuk pengamanan disiagakan 500 personel gabungan dari Brimob Polda Bali dan TNI.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.