tragedi sukhoi

BK Ternyata Tak Telusuri Adanya Calo di Kafe DPR

Ferdinan - Okezone
Jum'at, 24 Februari 2012 12:08 wib
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)

JAKARTA - Badan Kehormatan (BK) DPR ternyata tidak menelusuri adanya calo proyek yang kerap nongkrong di kedai kopi BS di Gedung DPR. Rekomendasi BK agar Kesekjenan DPR merelokasi kafe semata-mata hanya berdasarkan pertimbangan sisi kepantasan.

"Pertimbangannya adalah semata-mata dari aspek kerapihan saja, seperti umumnya di gedung lembaga tinggi negara lainnya, bahwa tempat untuk makan minum biasanya berlokasi tidak berada di areal yang mencolok di depan kompleks," kata Ketua BK DPR M Prakosa saat dihubungi wartawan, Jumat (24/2/2012).

Prakosa mengatakan, letak kafe yang persis di pintu lorong antara Gedung Nusantara I dan II dianggap mengganggu. "Apalagi tempat untuk kumpul-kumpul. Dari segi citarasa, untuk kerapian saja. Semua orang ke paripurna lewatnya situ. Bukan itu saja, tempatnya saja terlalu menyolok," imbuhnya.

Pernyataan Prakosa ini berbeda dengan yang disampaikan Wakil Ketua BK Siswono Yudohusodo. Dalam rapat konsultasi DPR dan pimpinan lembaga penegak hukum kemarin, Siswono menyinggung rekomendasi BK atas keberadaan kafe.

"Kafe di bawah, tempat duduk para calo anggaran, seperti kata media, kita minta renovasi dan relokasi kafe untuk menjaga citra DPR," kata Siswono.

Menanggapi rekomendasi ini, Ketua DPR Marzuki Alie bahkan memastikan kafe tersebut akan ditutup. "Pihak kafe sudah dipanggil dan nanti akan ditutup, tidak ada apapun di belakangnya, karena di sana tempat duduk calo-calo. Kita sudah benahi DPR dari orang-orang yang tidak berkepentingan," sebut Marzuki.


(crl)