tragedi sukhoi

Pemilik Kafe BS di DPR, Anggota Fraksi Demokrat

Ferdinan - Okezone
Jum'at, 24 Februari 2012 13:06 wib
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)

JAKARTA - Keberadaan kedai kopi BS di Gedung DPR dipermasalahkan. Selain letaknya yang dipermasalahkan, kafe tersebut diduga menjadi tempat kumpul para calo proyek.

Ternyata pemilik kafe yang kini jadi sorotan Badan Kehormatan (BK) DPR adalah anggota Fraksi Demokrat. Pemiliknya berinisial AY yang juga anggota DPR.

"Mengenai kafe BS itu memang punya salah satu kader kami, dia punya franchise. Dia menyewa tempat itu," kata politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Menurut Ruhut, kepemilikan kafe di DPR telah mengantongi izin resmi. "Selama ini tidak menyalahi, tolong hormati kader kami yang berbisnis kafe. Kalau memang bisnis tolong jangan diganggu," sambungnya.

Ruhut sendiri mengakui tidak mengetahui bila kafe itu kerap ditongkrongi para calo. Menurutnya kafe itu hanya untuk tempat bincang santai. "Aku enggak pernah tahu itu. Aku juga menerima pers di sana, pungkasnya.

Ketua BK DPR M Prakosa mengatakan rekomendasi BK agar Kesekjenan DPR merelokasi kafe semata-mata hanya berdasarkan pertimbangan sisi estetika bukan karena diduga menjadi tempat kumpul para calo. "Pertimbangannya adalah semata-mata dari aspek kerapihan saja," ujarnya.

(crl)

  • paimo wedus » 0 Tanggapan
    Yang diberesin tuh mental-mental anggota dpr-nya. Kalo mental para wakil rakyatnya sudah OK, pasti gak ada yg namanya calo anggaran. Hidup ini cuma sebentar, kenapa dimanfaatkan untuk hal-hal kebaikan? Jangan tertipu oleh dunia, Bung !!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Rommy » 0 Tanggapan
    Loh..masalah calo anggaran kok kenapa jadi cafe yg di relokasi, waduh kasian dong yg punya cafe..relokasi kan buth proses ijin lagi yg ga mudah..toh klo memang yg punya cafe itu anggota DPR apakah salah dia berdagang.? Malah bagus mencari uang dg cara halal daripada cari uang dg cara korupsi..ini negara sdh mulai ngawur..klo ada dugaan cafe jd tempat kumpul calo anggaran yah calo nya aja yg diberesin, toh klo di relokasi juga apakah menjamin yg nongkrong di cafe yg sdh direlokasi itu bukan calo anggaran? Atau mungkin sengaja direlokasi biuar makin tdk terekpose publik kegiatan calo2 itu..duuhhh..anneehhhh nya negara ku ini...aneeehhhh..!! Org yg berdagang diusir..?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • oke boss » 0 Tanggapan
    demokrat lagi, sitompul lagi. coba deh wartawan/media memuat profil kader partai demokrat yang bersih dan jujur, apa nggak ada yang bersih dan jujur...?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.