JAKARTA - Manager Operasional Indo Asia, Agung Baktiono mengatakan bahwa Indo Asia tidak memiliki ijin untuk penerbangan pesawat Sukhoi Superjet 100 dengan nomor seri 97004. Namun, Indo Asia mengajukan ijin terbang untuk pesawat dengan nomor seri 97005.
"Indo Asia tidak memiliki izin untuk pendaratan maupun penerbangan Sukhoi Superjet 100 dengan nomor seri penerbangan 97004. Yang kita urus adalah izin untuk pesawat 97005, bukan pesawat 97004," kata Agung di sela-sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, Jakarta, Senin (18/05/2012).
Agung menambahkan bahwa baik dalam pengajuan ijin maupun saat akan melakukan penerbangan, pihaknya tidak melakukan pengecekan ulang.
"Yang pasti kita tidak mengurus 97004. Tidak ada pengecekan, saya tidak tahu, karena bukan kapasitas saya," sambungnya.
Agung sendiri mengaku bahwa dirinya tidak tahu-menahu terkait proses pengajuan ijin pesawat tersebut.
"Saya tidak begitu tahu mengenai izin kepengurusan surat, karena dilakukan oleh Direktur PT Indo Asia, yang turut menjadi korban meninggal. Saya hanya mewakili beliau," terangnya.
Ijin tersebut diajukan kepada pihak Kementerian Luar Negeri yang kemudian setelah mendapat persetujuan diteruskan ke Mabes TNI. "Terakhir baru mengurus izin pengajuan ke Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Udara," tutup Agung.
(Misbahol Munir)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.