UI Bedakan Perlakuan antara Firmanzah dan Miranda Goeltom

|

Dekan FE UI Firmanzah (ist)

UI Bedakan Perlakuan antara Firmanzah dan Miranda Goeltom
DEPOK – Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) Firmanzah diangkat menjadi staf khusus presiden bidang ekonomi. Dengan begitu, dia pun memutuskan mundur dari Fakultas Ekonomi. Firmanzah juga sudah mengajukan surat pengunduran diri kepada UI.

Hal itu dibenarkan Kepala Deputi Sekretariat Pimpinan UI Devie Rahmawati. Devie mengungkapkan surat pengunduran tersebut diterima UI pada Rabu, 13 Juni lalu.

“Iya betul Pak Firmanzah diangkat jadi staf khusus presiden, dan kami sudah terima surat pengunduran dirinya Rabu kemarin,” tuturnya kepada Okezone, Minggu (17/06/12).

Devie menjelaskan bahwa Firmanzah memang harus mengundurkan diri setelah diangkat menjadi staf khusus presiden. Sebab sesuai aturan, jabatan dekan merupakan jabatan struktural yang tak boleh merangkap di instansi lain.

“Dekan itu kan jabatan struktural, kalau dari dosen jabat dekan masih boleh, tapi kalau dekan jabat di dua instansi yang berbeda enggak boleh, enggak boleh rangkap jabatan,” ungkapnya.

Berbeda dengan Miranda Goeltom yang masih menjabat sebagai guru besar dan dosen di FEUI saat menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Sebab hal itu bukan merupakan jabatan struktural. “Waktu Bu Miranda itu kan boleh karena guru besar bukan jabatan struktural,” tegasnya.

Devie mengungkapkan bahwa penentuan dekan pengganti akan segera dibahas. Hal itu sepenuhnya merupakan hak eksekutif.

“Itu hak eksekutif, kita akan bicarakan, belum ditentukan oleh manajemen siapa yang akan menggantikan posisi Pak Firmanzah, tapi akan segera dibahas,” tandasnya.

Firmanzah akan memberikan pandangan serta ide dan gagasannya terkait perkembangan ekonomi Indonesia kepada presiden. Namun hingga kini Firmanzah mengaku belum menerima surat pengangkatannya secara resmi.
(sus)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah di Cengkareng