PKS Kirim Tim ke Myanmar Bahas Kekerasan Muslim Rohingnya

(Foto: Reuters)

PKS Kirim Tim ke Myanmar Bahas Kekerasan Muslim Rohingnya
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) beserta ormas Islam lainnya dalam waktu dekat akan mengirimkan tim delegasi ke Myanmar dan Bangladesh menyusul aksi kekerasan terhadap muslim suku Rohingnya.

Pengiriman tim delegasi ini dimaksudkan untuk mengkomunikasi persoalaan kekerasan militer Myanmar terhadap muslim Rohingya dengan pemerintah, parlemen, dan tokoh-tokoh umat demi mencari jalan keluarnya.

"Tanggal 6-10 Agustus PKS dan beberapa ormas Islam itu akan mengirim tim delegasi ke Myanmar dan ke Bangladesh. Tujuannya adalah untuk berkomunikasi dengan unsur pemerintah, parlemen, tokoh-tokoh umat Islam yang ada di Myanmar untuk membicarakan dan menyampaikan aspirasi penyelesaian masalah muslim Rohingya," ungkap Wasekjen DPP PKS, Mahfudz Siddiq kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Said Aqil juga mengecam tragedi pembantaian warga Muslim Rohingya di Myanmar. Bersamaan dengan itu, Said menegaskan pentingnya multikulturalisme agar seluruh umat beragama dapat bergandeng tangan.
 
"Manusia dalam Bahasa Arab adalah Insan, Insan artinya harmoni, intim dan akrab. Agama diturunkan ke bumi oleh tuhan untuk menciptakan keharmonisan," ujar Said di kantor PBNU, Jakarta (1/8/2012).
 
"Mengenai isu Rohingya, kami sangat mengutuk isu tersebut. Kami sangat prihatin, bukan dari sisi politik, namun kemanusiaan," tegasnya.
 
Bersamaan dengan itu, Said pun menyerukan persatuan kepada bangsa Indonesia. Diharapkan pula, apa yang terjadi di luar negeri, tidak mempengaruhi situasi di Indonesia.
 
"NKRI mari kita jaga, hal itu tidak cukup hanya dengan membangun nasionalisme. Saat ini, nasionalisme kuat hanya terlihat di saat tim sepakbola Indonesia melawan Malaysia," imbuhnya.
 
Said menekankan multikulturalisme di Indonesia yang memiliki keragaman budaya dan suku. Dengan multikulturalisme, perbedaan keagamaan dapat diatasi.
 
Said juga menambahkan, sebagai organisasi keagamaan NU juga selalu mengecam aksi teror atau kekerasan di manapun juga. Seperti halnya bom Bali, Ritz Carlton, terlepas dari siapakah pelakunya.
(crl)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    ITB Borong Juara di Kontes Robot Terbang 2014