Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Karangetang "Batuk", Warga Enggan Keluar Rumah

Supardi Bado Raja , Jurnalis-Selasa, 18 September 2012 |08:59 WIB
Karangetang
(Dok: Sindo TV/Supardi Bado)
A
A
A

SITARO - Sebagian besar warga kota Ulu Siau, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, memilih tidak keluar rumah menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Karangetang. Ulu Siau berada di kaki salah satu gunung gunung teraktif di Sulawesi itu.

Pantaun di beberapa titik di Ulu Siau, Selasa (18/9/2012) atau tiga hari pascaletusan, jalan utama tampak sepi. Jalan yang biasanya ramai di pagi dan siang hari, kini tampak lengang.

Martin, seorang warga Ulu Siau, mengatakan, warga memilih di rumah untuk menghindari abu vulkanik serta mengantisipasi hal tidak diinginkan.

Warga hanya mengungsi di malam hari, namun sebelum matahari terbit mereka kembali ke rumah masing-masing.

Sementara itu, kondisi di sekitar Gunung Karangetang pagi hingga siang ini tampak cerah. Puncak kawah gunung terlihat jelas masih mengeluarkan asap putih tebal. Sesekali masih terlihat guguran lava pijar dari kawah.

Berdasarkan data seismograf di pos pemantau gunung di Desa Salili, amplitudo gempa tremor masih di kisaran lima hingga 10 milimeter.

Gunung setinggi 1.784 meter di atas permukaan laut itu merupakan tipe stratavolcano. Hampir setiap tahun gunung ini meletus dan mengeluarkan lava pijar.

Pada Maret 2011 lalu, Karangetang meletus dan memakan empat korban jiwa. Korban merupakan warga yang bermukim di kaki gunung. Hingga kini, jasad empat korban tidak ditemukan.

Pos pemantau dan Pemerintah Kabupaten Sitaro melarang warga beraktivitas di kaki gunung. Apalagi, permukiman penduduk hanya berjarak dua kilometer dari kawah. Radius itu masuk dalam zona bahaya.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement