POSO- Warga Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir dikejutkan dengan penembak misterius (Petrus) yang saat ini masih berkeliaran. Warga mengaku tidak tenang saat beraktifitas di luar rumah.
Rasa takut dan trauma diungkapkan warga kepada Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Dewa Persana saat berkunjung dan bertemu dengan seluruh warga Desa Masani semalam.
Melki Kaitu, salah seorang tokoh masyarakat Desa Masani, meminta patroli oleh aparat Kepolisian dilakukan hingga kedalam desa mereka yang sangat terpencil.
"Kami masyarakat terpencil. Kami memohon kepada aparat keamanan supaya tolonglah kami, masyarakat masani, supaya sekali sekali patroli datang pak. kami sangat terisolir, sebab kami sendiri sangat ketakutan di sini dengan paska kerusuhan beberapa waktu lalu," tuturnya.
Warga juga berharap agar Kepolisian menempatkan petugas di dalam desa selama 1 x 24 jam.
Atas permintaan warga, Kapolda Sulawesi Tengah Brigjend Dewa Persana, mengaku, akan memberikan perhatian dengan akan meningkatkan kegiatan patroli oleh polisi ke wilayah-wilayah terpencil seperti ke Desa Masani.
Persana juga meminta warga Poso, khususnya Desa Masani, untuk tetap tenang dan tidak panik
“Jadi menyikapi ini, saya minta tolong kepada saudara-saudara di sini tidak panik, tidak dendam atau terprovokasi oleh orang-orang yang sepertinya mau membantu kita tapi memprovokasi. Jadi saya titip tidak melakukan tindakan tindakan apapun, rasa benci, ingin melampiaskan kepada yang tidak jelas," tuturnya.
Persana juga mengimbau agar warga bisa membantu aparat Kepolisian bila memiliki informasi penting dan mungkin dapat mengarahkan penangkapan terhadap pelaku teror itu.
Sebelumnya, penembakan di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, terjadi pada Kamis 4 Oktober malam sekira pukul 23.30 Wita. Akibat penembakan itu, Hasman Sao (35), warga Desa Masani, terluka di bagian leher.
Korban kini harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Poso. Peristiwa penembakan di Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir yang melukai seorang warga setempat, merupakan peristiwa kedua yang terjadi dalam tiga bulan terakhir.
Pada 26 Agustus 2012 silam, seorang warga Desa Sepe tewas akibat tembakan pada bagian kepala oleh orang tidak dikenal. Hingga saat ini pelaku penembakan misterius belum tertangkap.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.