JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Rizal Ramli, mengatakan banyak undang-undang dibuat berdasarkan pesanan asing.
Menurutnya, ideologi bangsa kian tergerus, itu terjadi karena kurang tingginya rasa nasionalisme bangsa ini untuk kemajuan bangsanya sendiri.
"Kenyataan ideologi tidak terjadi dilapangan, karena apa, ada undang-undang yang dipesan oleh orang asing, bidang ekonomi, keamanan, politik, diloloskan oleh DPR," kata Rizal dalam acara Sarasehan Nasional 'Restorasi Indonesia Menuju Indonesia Baru' di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Meski tidak dijelaskan secara detail, ia menyebutkan ada 25 undang-undang yang merupakan pesanan dan disponsori asing seperti undang-undang Migas. Dimana, Undang-undang tersebut merupakan pesanan USAD (Angkatan Darat Amerika).
Untuk itu, pihaknya berharap bangsa ini harus mencari pemimpin yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Bahkan, dirinya juga menyinggung soal hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengenai calon pemimpin yang paling digemari.
"Mohon maaf survei LSI, soal listing calon pemimpin, kalau di listing saja dari Korupsinya saya yakin banyak yang tidak lolos," pungkasnya.
(Catur Nugroho Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.