Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dianiaya Buruh, Sopir Mobil Sempat Acungkan Pistol

Irwansyah Putra Nasution , Jurnalis-Rabu, 12 Desember 2012 |15:19 WIB
Dianiaya Buruh, Sopir Mobil Sempat Acungkan Pistol
Polisi memeriksa mobil yang dirusak buruh di Medan (Foto: Irwansyah PN/Okezone)
A
A
A

MEDAN- Pengemudi yang mobilnya dirusak buruh saat hendak berunjuk rasa ke Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) diketahui sempat mengacungkan senjata api. Sejumlah saksi juga mendengar dua kali suara tembakan. 

Ahmad, saksi, mengatakan, semula para buruh hanya merusak mobil Toyota Kijang Silver bernomor polisi B 2192 OC, dengan menggunakan kayu maupun besi. Namun, tiba-tiba buruh juga menyerbu pemilik mobil dan mengeroyoknya beramai-ramai.

"Sopir yang membawa mobil tersebut sempat dipukuli, namun karena memiliki senjata api dan mengacungkannya ke udara, buruh memilih mundur," kata Ahmad, Rabu (12/12/2012).

Karena tidak bisa menghajar sopir, buruh memilih menendang dan merusak kembali mobil tersebut. “Sempat terdengar dua kali letusan senjata api, tapi saya tak tahu siapa yang meletuskan," ceritanya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Timur AKP Elfianto mengatakan, saat ini mobil korban sudah dibawa ke Mapolsek Medan Timur.

"Saya belum tahu siapa pemiliknya dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan serta penyelidikan," paparnya.

Kondisi mobil hancur karena dilempar batu dan tendangan dari pengunjuk rasa yang konvoi. Ditanya mengenai adanya letusan senjata api, Elfianto belum bisa dipastikan dan masih dilakukan penyelidikan.

"Saya tidak tau adanya letusan senjata api, yang pastinya masih dilakukan penyelidikan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil hancur dirusak massa saat bersinggungan dengan konvoi para buruh di Medan. Peristiwa anarkistis itu terjadi saat para buruh akan berunjuk rasa ke Kantor Gubernur Sumut.

Kericuhan bermula ketika konvoi ratusan buruh, yang umumnya menggunakan kendaraan roda dua dan bus carteran melintas di Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur. Para buruh memerintahkan pengendara lain untuk menepi, namun pengemudi mobil tetap berada di tengah jalan dan menolak untuk menepikan kendaraannya.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement