Calo Tiket Pelabuhan Bajoe-Kolaka Marak

ilustrasi

Calo Tiket Pelabuhan Bajoe-Kolaka Marak
WATAMPONE - Hati hati jika anda membeli tiket saat akan menyeberang dari Pelabuhan Bajoe-Kolaka Sulawesi Tenggara.
 
Alasannya, harga tiket yang ditawarkan oleh calo lebih tinggi daripada harga yang disediakan oleh Angkutan Sungai Darat dan Perairan (ASDP).
 
Penjualan karcis yang dilakukan oleh para calo ini berlapis. Mereka ada di depan gerbang pertama dan gerbang kedua sebelum masuk ke dermaga pelabuhan. Para calo ini tidak segan-segan akan menyambangi para penumpangnya dengan menawarkan tiket.
 
Menurut salah seorang penumpang kapal fery Masagena, Manggisi, bahwa telah ditawari tiket oleh para calo saat digerbang utama dengan tiket seharga Rp75 ribu hingga Rp 80 ribu. Harga tiketnya berbeda saat membeli langsung tiket di loket resmi dengan harga Rp70.000.
 
"Saya bawa keluarga banyak, mereka juga mengejar mobil yang saya tumpangi hendak ke dermaga pelabuhan tapi saya tolak karena saya tahu harga resmi tiket," ujar Manggisi kepada Koran SINDO Makassar, Minggu, (30/6/2013).
 
Sementara itu, Manager ASDP Pelabuhan Bajoe, Mashuri, mengatakan bahwa keberadaan para calo ini terus membayangi calon penumpang hingga melakukan bujukan. Kendati demikian, penumpang diharapkan tidak membeli tiket melalui calo apalagi dengan orang yang tak dikenalnya.
 
"Kita sediakan pembelian tiket jalur ke dermaga pelabuhan, sehingga jika ada penumpang bisa melihat langsung loket karcis," kata Mashuri saat dihubungi via ponselnya.
 
Terkait masalah ini, LSM Lamellong Muhammad Rusdi, mengatakan bahwa pihak calo harusnya diberantas karena rawan dengan aksi kriminalitas dan merugikan para penumpang. Selain itu, pihak ASDP diharapkan kepada pelayanan dan kenyamanan kepada penumpang.
 
"Harusnya ASDP memasang tanda-tanda kearah penjualan loket tiket digerbang pertama atau memasang harga tiket supaya orang bisa tahu semua," ungkapnya.
(cns)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    KMP Komitmen Jadi Penyeimbang Jokowi-JK