Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Gorok Anaknya hingga Tewas, Hartono Bacok Warga

Eka Mutiara , Jurnalis-Jum'at, 15 November 2013 |19:23 WIB
Usai Gorok Anaknya hingga Tewas, Hartono Bacok Warga
Jenazah MJ (Foto: Dok Polsek Muara Kuang)
A
A
A

OGAN ILIR - Selain menggorok anaknya, MJ (8), hingga tewas, pelaku, Hartono (40), juga mengamuk hingga melukai seorang warga saat akan diamankan. Dalam pergumulan itu, pelaku mengalami luka bacok di kepala.

“Mengalami luka bacok di kepala sebelah kanan dan luka bacok di leher belakang. Sudah dijahit di puskesmas,” kata Kapolsek Muara Kuang, AKP Robi Sugara, Jumat (15/11/2013).

Kejadian itu bermula saat warga dan Kepala Desa Tanah Abang Ilir, Hendri, menerima laporan kasus pembunuhan yang dilakukan seorang warga terhadap anaknya. Hendri dan sejumlah warga yang mendatangi lokasi kejadian hendak mengamankan pelaku yang telah menggorok anaknya.

“Tersangka lagi memegang sajam dengan membacok-bacokkan ke badan dan mengibas-ngibaskan ke kades dan warga hingga mengakibatkan satu warga terluka,” ujarnya.

Kondisi yang tak terkendali itu membuat Hendri segera menghubungi petugas polisi untuk menangkap tersangka. Kapolsek beserta sejumlah anggota akhirnya dapat membekuk pelaku untuk dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan.

“Mengamankan tersangka dan barang bukti satu bilah sajam serta membawa saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar sekolah dasar (SD) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka parah di bagian leher. Pelaku diduga ayah kandungnya, polisi masih menyelidiki peristiwa tragis tersebut.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement