Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Corby Terancam Masuk Bui Lagi

Rohmat , Jurnalis-Jum'at, 28 Februari 2014 |20:33 WIB
Corby Terancam Masuk Bui Lagi
Schapelle Leight Corby (foto:ABC)
A
A
A

DENPASAR - Lantaran nekat melakukan wawancara dengan stasiun televisi Australia Channel 7, Schapelle Leigh Corby terancam kembali masuk bui.

“Jika Corby melakukan wawancara dan ada pelanggaran  bisa saja dia kembali di penjara,“ kata Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Bali Gusti Kompyang Adnyana dalam keterangan resminya Jumat (28/2/2014).

Pasalnya, saat ini si Ratu Mariyuana sedang menjalani pembebasan bersyarat sehingga harus mematuhi ketentuan aturan yang ditetapkan.

Padahal, petugas yang melakukan pengawasan khusus terhadap Corby sudah memintanya tidak melakukan wawancara eksklusif dengan televisi Australia itu.

Sejak  awal sambung Adnyana Corby sudah dilarang  melakukan wawancara. "Ini dia wawancara juga, berarti risikonya bagi dia kan. Risikonya dia nanti," tegasnya.

Terkait hal itu, dia telah memerintahkan tim Penilai Pemasyarakatan menelusuri apa materi  isi wawancara tersebut.

Petugas akan menganalisa sejauh mana terjadinya pelanggaran-pelanggaran dalam wawancara itu.

“Semua hasil analisa tim PK dilaporkan kepada Dirjen Pemasyarakatan sexara tertulis untuk langkah selanjutnya termasuk sanksi yang akan dijatuhkan,“ imbuhnya.

Dengan nekat wawancara berarti dia tidak menaati perintah petugas sehingga ada kemungkinan dikembalikan ke sel.

Kabarnya,  wawancara Corby bakal disiarkan pada Minggu 2 Maret 2014 mendatang oleh Channel7.
Diketahui, usai mendapat pembebasan bersyarat pada 10 Februari  Corby memilih tinggal mewah di Vila Sentosa Seminyak, Kuta.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement