BOJONEGORO - Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, meminta warganya agar anak yang mengalami putus sekolah untuk kembali melanjutkan.
"Tanah yang ada di Bojonegoro terbatas. Karena itu, kelak anak-anak harus mampu memperoleh penghasilan lewat karyanya," katanya, dalam sambutannya, yang dibacakan pengurus sebuah masjid di Bojonegoro Wik Husodo, Jumat (17/7/2015).
Sambutan yang dibacakan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri 1436 Hijriyah di masjid setempat, ia menyebutkan dalam tiga tahun terakhir tercatat sekitar 5.000 siswa SD, SLTP dan SLTA, yang tidak melanjutkan sekolah.
Para siswa itu, menurut dia, tidak melanjutkan sekolah, disebabkan berbagai hal, antara lain, kesulitan ekonomi, dinikahkan pada usia dini, pengaruh lingkungan, dan ikut kerja.