SOLO - Ada beragam cara unik yang dilakukan petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) untuk menarik warga agar mau mencoblos di gelaran Pilkada Serentak 2015.
Hal itu seperti yang dilakukan petugas KPPS di TPS 07 Tegalmulyo, Nusukan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Mereka menyulap bus pariwisata menjadi tempat pemungutan suara (TPS).
Selain sebagai petugas KPPS, mereka juga berperan sebagai kernet bus yang berteriak-teriak memanggil calon penumpang untuk segera naik ke bus.
"Ayo, ayo cepat naik ke bus, sebentar lagi berangkat. Jangan sampai ketinggalan bus," teriak salah satu petugas KPPS memanggil warga yang belum mencoblos, Rabu (9/12/2015).
Namun hingga jelang penutupan pencoblosan, masih tersisa 100 warga Tegalmulyo yang belum menyalurkan suara.
Ketua TPS 07 Tegalmulyo, Suyatno, mengatakan, jumlah warga Tegalmulyo yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 426 orang. Sedangkan total kertas suara yang disediakan, termasuk kertas suara cadangan, sebanyak 438.
"Kami masih menunggu warga hingga batas waktu yang ditentukan pukul 13.00 WIB. Kuota pemilih tercukupi atau tidak, batas waktu habis, TPS ditutup," ucapnya.