JAKARTA - Penangkapan artis beken nan seksi, Nikita Mirzani (NM) di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat belum lama ini sontak bikin heboh dunia seni hiburan di Tanah Air.
Pasalnya, artis bertubuh aduhai yang sudah dua kali bercerai itu justru dianggap menjadi korban atas tindak pidana perdagangan manusia (human traficking) yang dilakukan oleh manajernya sendiri.
Menanggapi hal itu, psikolog Intan Erlita, menilai ada yang aneh dari dicokoknya Nikita oleh polisi. Menurut Intan, sangat janggal jika pemeran film Nenek Gayung itu malah diposisikan sebagai korban, padahal jelas-jelas tertangkap basah berada di kamar hotel bersama pria.
Intan mengatakan, maraknya praktik prostitusi online di kalangan artis mewajibkan polisi untuk menelusuri mata rantai praktik prostitusi itu sendiri, bukan malah membelokkan ke isu perdagangan manusia.
