PONTIANAK - Sebanyak 300 eks anggota Gafatar diberangkatkan menggunakan KRI Gilimanuk di Pelabuhan Dwikora Pontianak, menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sandjaya melepas para pengungsi dan langsung mengecek ke dalam kapal, bagaimana mereka nantinya bermalam menuju Semarang.
"Pagi ini kita memberangkatkan para pengungsi dengan menggunakan KRI Gilimanuk setelah tadi malam kita memberangkatkan mereka dengan menggunakan pesawat Lion Air," ungkap Christiandy kepada Okezone, Sabtu (23/01/2016).
Para pengungsi diangkut dari pengungsian Bekangdam dengan menggunakan delapan bis dan tiga truk dari Polda dan TNI. Terlihat aparat sedikit kesulitan saat membawa satu pengungsi perempuan yang sakit akibat digotong dengan enam petugas menaiki tangga kapal. Sementara ratusan pihak keamanan tampak berjaga-jaga disekitar kapal dan pelabuhan.
"Setelah semua naik pengungsi sudah siap diberangkatkan," pungkasnya.
(Awaludin)