Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPR Anggap Percobaan Bom Bunuh Diri di Medan sebagai Aksi Teror

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Minggu, 28 Agustus 2016 |13:58 WIB
DPR Anggap Percobaan Bom Bunuh Diri di Medan sebagai Aksi Teror
Pelaku percobaan bom bunuh diri di sebuah gereja di Meda. (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Telah terjadi percobaan bom bunuh diri di Gereja Santo Yosef di Jalan Dokter Mansur, Medan, Sumatera Utara pagi ini, Minggu (28/8/2016).

Ratusan jamaat panik saat percobaan bom bunuh diri dilakukan. Menurut seorang jamaat gereja, Hendri Tarigan, para jamaat sempat curiga dengan gerak-gerik pelaku bernama Ivan Armadi Hasugihan.

Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu menganggap pelaku melakukan aksi teror terbuka. Pasalnya, selain membawa bahan peledak, dia juga membawa kapak untuk melukai Pastor Albret.

"Model aslinya teror secara terbuka begini. Bawa bom, bawa senjata tajam juga. Kalau bomnya enggak meledak dia pakai senjata tajam," kata Masinton saat dihubungi, di Jakarta.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu masih menunggu keterangan dari kepolisian soal peristiwa ini. Setelahnya baru bisa diketahui apakah aksi ini bagian dari kelompok teroris atau hanya orang perorang.

"Sedang ditangani polisi, kita tuggu aja. Nanti supaya kita tidak mendahului hasil penyelidikan polisi. Kita enggak mau berspekulasi," tegas Masinton.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement