JAKARTA – Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menitikkan air mata saat mengungkap alasan nota keberatan. Ia pun enggan dituduh menistakan agama. Pasalnya, ia merasa tumbuh besar di keluarga muslim.
Sebelumnya, Ahok resmi mengajukan nota keberataan atas dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di sidang perdana kasus dugaan penistaan agama.
Ahok dalam pernyataannya mengaku tak merasa berniat menistakan agama Islam. Menurutnya, ucapannya tersebut menyasar kepada oknum politisi yang memanfaatkan Surah Almaidah Ayat 51, karena tak bisa bersaing sehat di Pilkada DKI Jakarta.
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengutip buku yang ditulisnya Tahun 2008 bahwa oknum-oknum tersebut berlindung di balik ayat suci, agar orang seiman memilihnya di pesta demokrasi.
"Isinya melarang rakyat kaum nasrani dan yahudi jadi pemimpin mereka, dengan tambahan jangan pernah memilih kafir, mereka mengajak agar memilih pemimpin dari kaum seiman," tegas Ahok, Selasa (13/12/2016).
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.