JAKARTA - Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menjelaskan bahwa pasangan nomor urut 3 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno lebih merepresentasikan kepentingan masyarakat bawah.
Hal tersebut, menurut Adi, tercermin dari banyaknya dukungan ormas dan relawan yang berbasis masyarakat bawah yang mendukung Anies-Sandi. Selain itu, Adi juga menyebutkan banyak masyarakat yang menginginkan gubernur baru.
"Jujur saja, Pilkada DKI ini seperti mengulang, kepentingan-kepentingan pada Pilpres 2014 lalu, Anies-Sandi adalah sosok yang merepresentasikan oposisi dan masyarakat bawah yang menginginkan gubernur baru, masyarakat yang lelah dengan gubernur yang main gusur, dan kecewa dengan sikap gubernur lama yang arogan," jelas Adi saat dihubungi Okezone melalui sambungan telefon, Selasa (18/4/2017).
Adi pun menjelaskan bahwa masyarakat menilai sosok Anies-Sandi merupakan alternatif gubernur baru yang lebih baik dan efisien dalam menjalankan pemerintahan.
"Kalau mau disebut, Anies-Sandi itu titik kumpul dari kepentingan masyarakat bawah yang menginginkan gubernur baru, dan kecewa dengan sikap arogan gubernur lama," jelas Adi.
Sementara itu, meski sulit dibuktikan, Adi juga berpendapat bahwa masyarakat bawah melihat bahwa pemerintah berjuang sekuat tenaga untuk mengamankan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI.
"Kalau untuk dibuktikan itu memang sulit, tapi memang muncul kesan dan jadi obrolan di warung-warung kopi (masyarakat bawah), kalau pemerintah itu mendukung Ahok. Kan Jokowi dan Ahok sudah kenal lama tuh, jadi muncul kesan demikian," pungkas Adi.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.