Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peringati May Day, Ribuan Buruh Konvoi Kelilingi Timika Serukan Tuntutan soal Freeport

Saldi Hermanto , Jurnalis-Senin, 01 Mei 2017 |14:27 WIB
Peringati May Day, Ribuan Buruh Konvoi Kelilingi Timika Serukan Tuntutan soal Freeport
Foto: Saldi Hermanto/Okezone
A
A
A

TIMIKA - Ribuan pekerja yang tergabung dalam organisasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) menggelar aksi May Day. Pada aksi kali ini terdapat enam tuntutan, satu di antaranya pemerintah diminta cepat mengatasi masalah PT Freeport Indonesia (PTFI).

Dalam tuntutannya, terdapat beberapa poin penting yang dibacakan dalam orasi, selain meminta pemerintah agar cepat mengatasi masalah PTFI, pemerintah juga diminta melindungi para pekerja.

Tuntutan lainnya adalah mencabut PP nomor 78 tahun 2015 karena dianggap tidak membuat sejahtera para pekerja, memperbaiki layanan jaminan sosial agar layak dan manusiawi, penghapusan outsourching dan pemagangan, mewujudkan hak berserikat, menghentikan tindakan intimidasi dan kriminalisasi terhadap aktivis serikat pekerja dan merevisi UU nomor 13 tahun 2003 karena menghilangkan pembayaran uang pesangon.

Dalam aksi itu juga turut disuarakan terkait tindakan kriminalisasi yang dialami Ketua PUK SPKEP PTFI, Sudiro, yang kini dalam proses hukum di Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika.

"Kita bisa sejahtera jika semua pekerja bersatu, kalau terpecah belah itu hanya akan membuat kita tertindas," kata ketua DPC SPSI SPKEP Kabupaten Mimika, Aser Gobai, dalam orasi peringatan May Day di lapangan Timika Indah, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (1/5/2017).

Aksi May Day oleh ribuan buruh dari serikat pekerja yang ada di Mimika, dilakukan dengan cara konvoi keliling kota Timika, selanjutnya berkumpul di lapangan Timika indah untuk menyampaikan tuntutan beserta sejumlah orasi terkait hari buruh.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement