CILACAP - Meski gelombang pasang mulai reda, namun diperkiarakan gelombang tinggi bakal terjadi di Samudera Indonesia. Bahkan, gelombang tinggi itu bisa mencapai 2,5 meter, akibat angin barat barat dan selatan.
Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi Klas I Badan Meterologi dan Geofisika (BMG) Cilacap Mas Pudjiono mengatakan, gelombang pasang di Samudera Indonesia akibat gravitasi bulan. "Tadi malam (Rabu malam), di pesisir Cilacap sampai Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) gelombang pasang mencapai 2,2 meter, tetapi saat ini sudah reda. Meski sudah reda, namun tetap akan terjadi gelombang tinggi mencapai 2,5 meter akibat angin barat dan selatan," jelasnya, Kamis (29/11/2007).
Jadi, kata dia, setelah gelombang pasang reda, kini muncul angin dengan kecepatan tinggi yang menyebabkan gelombang laut tinggi. Pudjiono menambahkan, angin dari arah selatan dan barat kecepatannya mencapai 40 kilometer (km) per jam di tengah samudera dan di pantai mencapai 34 km per jam.
"Kecepatan angin di samudra yang mencapai 40 km per jam itu mengakibatkan gelombang tinggi mencapai 2,5 meter, sedangkan angin dengan kecepatan 34 km per jam menyebabkan gelombang laut mencapai 2 meter," katanya.
Dia meminta kepada nelayan yang menggunakan perahu tradisional untuk waspada. "Karena gelombang laut setinggi di atas 2 meter akan sangat berbahaya bagi perahu jukung dan compreng yang biasa digunakan nelayan untuk mencari ikan. Sehingga, nelayan harus waspada agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.
(Nurfajri Budi Nugroho)