ICW Ragukan Fit and Proper Test Capim KPK

Muhammad Hasits, Jurnalis
Senin 03 Desember 2007 09:01 WIB
Share :

JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) meragukan fit and proper test yang dilakukan oleh Komisi III DPR dalam menjaring lima calon pimpinan (Capim) KPK. Pasalnya, ICW menilai sebelum dilakukan penyaringan, beberapa nama Capim sudah dikantongi oleh fraksi.

"Fit and proper test yang dilakukan oleh DPR hanya sebatas formalitas belaka, sebab nama-nama yang akan jadi pimpinan KPK sudah dikantongi oleh fraksi-fraksi di DPR," ungkap Kepala Bidang Informasi Publik ICW Adnan Topan Husodo, kepada okezone, Senin (3/12/2007).

Jika ini benar, menurut Adnan, legitimasi DPR sebagai filter terakhir dalam pemilihan Capim KPK tidak mampu menjegal Capim yang bermasalah adalah sebuah bentuk kemandulan lembaga perwakilan rakyat tersebut. "Ini sebuah pertukaran politik dalam DPR," ujarnya.

Sementara itu, menanggapi sistem yang digunakan dalam fit and proper test dengan one man one vote, tidak akan menjamin proses penyaringan akan berlangsung dengan benar. "Karena sebelumnya sudah ada transaksi yang dan deal politik," terangnya.

Seperti diketahui, Komisi III DPR  hari ini dijadwalkan akan melakukan fit and proper test untuk memilih 5 Capim KPK dari 10 Capim yang ada.    
 

 

 

 

 

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya