LAMPUNG- Ketua DPRD Lampung Indra Karyadi mengatakan pembakaran mobil Kijang LGX disel warna merah hati bernomor polisi BE 2293 AY miliknya adalah musibah. Tidak ada kaitan dengan pernyataannya sehari sebelum peristiwa pembakaran itu.
Sebelumnya Indra Karyadi dengan mengatasnamakan DPRD Lampung, menyatakan bila pelantikan gubernur Lampung terpilih Syahrudin ZP pada Juni 2009, bukan 30 hari setelah penetapan kemenangan Syahrudin sebagai pemenang Pilgub Lampung oleh KPU.
Â
"Yang jelas ini musibah. Saya tidak berani mengatakan ada kaitan dengan apa yang saya katakan tentang pelantikan gubernur Lampung terpilih. Pernyataan saya itu atas nama lembaga DPRD Lampung bukan pribadi," tandas Indra di rumahnya, Jl Pulau Bangka, Bandar Lampung, Kamis (6/11/2008)Â
Dia mengatakan apa yang dilakukannya merupakan amanat konstitusi dan sebuah tindakan kelembagan. Â
Diketahui dua hari sebelumnya, dua kubu anggota DPRD Lampung secara terpisah berangkat ke Jakarta untuk memperjuangkan pelantikan Syahrudin ZP-Joko Umar Said (PDIP)Â menjadi gubernur dan wakil gubernur Lampung sebagai pemenang Pilgub Lampung.
Kubu pertama dipimpin oleh Indra yang mengupayakan  agar Syahrudin ZP-Joko Umar Said  dapat dilantik pada Juni 2009. Sementara kubu lainnya yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Lampung,  Nurhasanah mendesak pelantikan Syahrudin ZP-Joko Umar Said dipercepat November ini.
Sebelumnya, KPU Provinsi Lampung dan Depdagri justru telah menegaskan bahwa pelantikan calon gubernur Lampung terpilih, baru akan dilaksanakan pada 2 Juni 2009, sambil menunggu putusan gugatan hasil pilgub itu di MA, sekaligus menunggu selesai masa jabatan Syamsurya Ryacudu.
Beberapa pengamat politik di Lampung sejak awal memprediksi bahwa setelah pilgub Lampung berlangsung pada 3 September 2008, hasilnya dinilai belum memuaskan sejumlah pihak.
Karena ketidakpuasan itulah, akan memancing terus berlanjut potensi konflik politik di daerahnya berkaitan kedudukan gubernur itu, seperti pernah berlangsung sejak tahun 2001/2002 hingga saat ini (ram) Â Â
(Dadan Muhammad Ramdan)