JAKARTA - Partai Golkar memastikan akan menerima kembali kehadiran Nurdin Halid sebagai kader partai berlambang beringin, setelah terpidana kasus penyaluran minyak goreng ini bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Salemba.
Demikian diungkapkan Wakil Sekjen DPP Golkar Rully Choirul Azwar, saat dihubungi okezone, Kamis (27/11/2008).
Alasan terbukanya kembali Nurdin ke Golkar, dikarenakan hukuman yang dijalani Nurdin di bawah 5 tahun. Namun sebaliknya, jika di atas 5 tahun tidak ada kesempatan bagi Ketua PSSI itu untuk mendaftar kembali sebagai pejabat publik.
"Secara proses, hukum sudah bisa dijalani maka tidak ada masalah untuk dibebaskan. Karena sesuai dengan negara hukum dan Golkar tidak mempermasalahkan, kita menerima dan tidak memecat Nurdin. Jadi dia tetap anggota Golkar," papar Rully.
Â
Saat ditanya apakah ada upacara sambutan khusus terhadap Nurdin Halid oleh partai Golkar, Waksekjen Golkar ini mengatakan tidak ada upacara khusus untuk menyambut kedatangannya.
Â
"Tidak ada upacara apa-apalah, tapi secara kepartaian untuk aktif di Golkar masih dapat diterima kembali sebagai anggota DPR. Namun untuk periode ini tidak dapat, karena masalah yang dihadapinya," terangnya.
(Hariyanto Kurniawan)