Anwar Ibrahim: Krisis Global Hantam Sistem Ekonomi

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Jum'at 05 Desember 2008 12:40 WIB
Share :

DEPOK - Dalam tanya jawab usai memberikan kuliah umum, mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, badai krisis tahun 2008 lebih dahsyat dari krisis ekonomi tahun 1997 lalu karena menyerang sistem ekonomi dunia.

"Serangan krisis global ini terjadi tidak sekaligus. Namun dalam enam bulan sampai setahun mendatang, krisis ini akan berkelanjutan," ujarnya di ruang Rektorat Universitas Indonesia (UI), Jumat (5/12/2008).

Anwar memberikan tiga solusi agar negara-negara di Asia Tenggara dapat melewati krisis global. Pertama, pemerintah harus mempertimbangkan syarat-syarat penarikan dana asing. Apabila tidak memihak kepada rakyat, hal ini harus diputuskan secara bijaksana.

"Kedua, kita butuh sumber dana asing. Kalau hilang daya saing ekonomi akan terus merosot, karena negara dalam keadaan seperti sekarang ini sangat memerlukan sumber dana asing," jelasnya.

Ketiga, tambahnya, harus ada fokus training berupa kerakyatan ekonomi atau mikro kredit. Kemudahan kredit jangan hanya diberikan kepada konglomerat besar saja, karena apabila rakyat merasa terabaikan akan timbul kondisi politik yang tidak stabil.

(Novi Muharrami)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya