SUKABUMI - Menyambut hari air sedunia yang jatuh pada 22 Maret mendatang, PT Aqua Golden Mississippi dan Pondok Pesantren Al Amin menggelar gerakan konservasi inovatif "Gunung Salak Lestari". Dalam acara ini, sebanyak 30.000 pohon ditanan di kawasan Sukabumi.
Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin, KHR Abdul Basith mengatakan, kegiatan ini akan memberikan keuntungan ekonomi yang langsung dapat dinikmati oleh penggiat konservasi, seperti pondok pesantren, pemilik tanah, petani, dan Aqua sendiri.
"Nantinya pohon yang ditanam ini akan memberikan keuntungan semua pihak. Karena hasil penjualan kayu ini akan dibagi kepada pesantren Al Amin 35 persen, pesantren lokal 10 persen, pemilik tanah 35 persen, petani dan Aqua mendapat 10 persen dalam bentuk bibit," kata Abdul Basith di Sukabumi, Jumat (19/3/2009).
Sementara itu, Presiden Direktur PT Aqua Golden Mississippi, Parmaningsih Hadinegoro mengatakan, penanaman 30.000 pohon ini merupakan rencana perusahaan dalam menjalin kemitraan strategis jangka panjang antara semua pihak. Baik itu Pesantren Al Amin dan pesantren lain, Aqua, pemerintah daerah.
"Target kita dalam hingga akhir tahun 2009 mendatang, akan tertanam sekira 100.000 pohon. Kita juga sudah mengalokasikan dana sebanyak Rp800 juta hanya untuk bibit," tegasnya.
Kegiatan ini diamini Bupati Sukabumi Sukmawijaya. Dia mengapresiasi kegiatan positif ini. Menurutnya, agar tercipta Sukabumi yang hijau dan mampu mengatasi air hujan hingga ke Jakarta, semua pihak harus mempunyai rasa memiliki.
"Saya mengimbau kepada perusahan-perusahaan lain, agar turut membantu penghijauan dan mencontoh kegiatan yang dilakukan Aqua-Ponpes Al Amin. Karena masih sekira 16.000 lahan gundul di Gunung Halimun, Sukabumi ini," harapnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)