JAKARTA - Pascaledakan bom di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, polisi pernah mendatangi sebuah rumah yang menjadi tempat persembunyian Ibrohim.
Menurut pengakuan warga Jalan Pondok Jaya I, Pela Mampang, Jakarta Selatan, warga pernah curiga saat dua mobil polisi datang ke rumah Ibrohim itu.
"Tiga minggu lalu sekitar jam tujuh. Parkir di depan Masjid. Tapi gak tahu tujuan apa," ungkap Rendy, pemilik rumah yang berada persis di depan rumah Ibrahim, Rabu (12/8/2009).
Saat itu, rumah berukuran 5X4 meter itu sudah dalam keadaan kosong. Pantauan okezone di lokasi, rumah bercat hijau itu hingga kini masih tak berpenghuni.
"Ada dua orang (di rumah itu). Yang satu kulitnya putih, dia yang dikira Ibrohim. Yang satu kulitnya hitam. Mereka suka pakai gamis dan celana panjang di atas mata kaki," paparnya.
Seperti diketahui, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Nanan Soekarna dalam keterangan pers di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa bom yang diledakkan di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton disiapkan dari sebuah rumah di Pela Mampang. Selanjutnya, Ibrohim sendiri yang membawa dan memasukkan bom tersebut ke dalam hotel.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)