Depdiknas Janji Suku Terasing pun Gratis Sekolah

Iman Rosidi, Jurnalis
Sabtu 29 Agustus 2009 03:34 WIB
dok:okezone
Share :

JAKARTA - Departemen Pendidikan Nasional menyatakan setiap anak berhak mendapatkan pendidikan dasar secara gratis. Jaminan itu diberikan karena dana pendidikan setiap siswa dijamin dalam Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dianggarkan pemerintah.

"Saya kira para orang tua harus menyekolahkan anaknya pada taraf pendidikan dasar yang gratis karena didukung BOS," kata Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Prof Suyanto, PhD di gedung Depdiknas Jakarta, Jumat (28/8/2009).

Menurut dia, membangun pendidikan tidak cukup hanya mementingkan sisi penyebarannya saja, akan tetapi juga yang harus dipikirkan agar siswa mau bersekolah. Oleh karenanya, Suyanto mengingatkan pada para orang tua bahwa bersekolah itu ibarat menanam investasi. "Mungkin mereka tidak dapatkan hasilnya hari ini, tapi akan mendapat lebih besar di kemudian hari," ujarnya.

Kata dia, pemerintah membangun sekolah-sekolah di daerah terpencil, dan menggratiskan pendidikan. Bahkan, tambah Suyanto, pemerintah menyediakan fasilitas pendidikan bagi anak-anak suku terasing maupun anak jalanan untuk mendapatkan layanan pendidikan.

Suyanto menyatakan dengan adanya BOS, semua SD, dan SMP negeri harus membebaskan siswa dari biaya operasional sekolah. Kecuali, rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI).

Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta ini menyatakan pemerintah menggelontorkan dana BOS pada 2009 sebesar Rp5,4 triliun per tahun untuk tingkat SMP. Dan sebesar Rp10,7 triliun per tahun untuk tingkat SD. Dengan dana tersebut, setiap siswa SD memperoleh Rp397.000 untuk SD di Kabupaten, dan Rp400.000 untuk SD di kota besar.Sedangkan untuk siswa SMP memperoleh dana BOS Rp 575.000 per siswa untuk SMP di Kota besar, dan Rp570.000 per siswa untuk SMP di Kabupaten.

"Alhamdulillah berdasarkan standar BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan), dana BOS yang dikeluarkan terserap mencapai 70%," ujar Suyanto.

Dengan dana tersebut, kata dia, tak ada alasan bagi orang tua untuk enggan menyekolahkan anak mereka di pendidikan dasar. Karena, para orang tua tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam pada setiap tahun ajaran baru untuk anak-anaknya yang akan bersekolah.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya