BANDUNG – Dede Koswara (38) kembali resah. Dede yang selama ini dikenal dengan julukan manusia akar ini tak berdaya melihat kutil di tubuhnya kembali tumbuh.
Setelah menjalani operasi di RS Hasan Sadikin Bandung beberapa waktu lalu, penyakit kutil di tubuh Dede, warga Kampung Bunder RT 01/06 Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat ini mulai kembali tampak seperti akar pohon.
Seperti awal masuk RS Hasan Sadikin, kedua tangan dan kakinya tampak ditumbuhi kutil-kutil yang menyerupai akar pohon. Saking banyaknya kutil yang tumbuh di badan Dede, jari pada bagian tangan dan kaki sama sekali tidak terlihat karena tertutup kutil.
“Kutil-kutil di tubuh saya kembali tumbuh sekira bulan Agustus 2009 lalu,” kata Dede saat ditemui okezone di kediamannya, Selasa (5/1/2010) siang.
Menurut Dede, awalnya, kutil-kutil itu mulai tumbuh di bagian kedua kakinya. Kemudian lambat laun, kedua tangannya juga mulai kembali ditumbuhi kutil. Sejak saat itulah, Dede mengaku kembali mulai kesulitan berjalan.
“Paling banyak memang di kedua kaki dan tangan. Kalau di tangan dan wajah tidak ada. Sekarang, saya kembali susah berjalan karena berat,” kata Dede.
Saat ditemui okezone, Dede memang tampak kesulitan membuka pintu rumah. Daun pintu rumah terpaksa dibukanya dengan siku tangan. Dede pun tak banyak bercakap-cakap. Ia lebih sering terdiam.
“Saya hanya ingin sembuh, singkat Dede saat ditanya,“ harapannya.
TIM dokter RSHS Bandung siap mengoperasi Dede.Namun,hingga kini Dede masih menolak menjalani operasi tersebut.Padahal, seharusnya Dede sudah dioperasi bulan ini.
“Setiap enam bulan sekali Dede harus operasi penipisan kutil,” katanya seperti diberitakan Koran Seputar Indonesia.
Terakhir Dede operasi bulan Juli 2009 dan seharusnya bulan ini dia sudah dioperasi. Namun, pihak Dede menyatakan masih belum siap,” ujar ketua tim dokter penanganan Dede, dr Racmatdinata, ketika ditemui di RSHS, kemarin.
Rachmatdinata mengaku sudah menghubungi ayahanda Dede di Cihampelas,Ateng,perihalkeharusan Dede untuk operasi.“Tapi,ayahnya bilang Dede belum siap.
Mungkin takut sakit atau secara psikis Dede belum siap benar,”ujarnya. Menurut dia, tim dokter tidak bisa memaksakan Dede menjalani dioperasi jika memang belum siap. Namun, RSHS menyatakan sudah siap baik dari peralatan maupun tenaga dokter.“RSHS siap kapan saja. Sekarang bergantung pada Dede apakah mau dioperasi atau tidak. Dokter tentu tidak bisa memaksa orang dioperasi,”kata Rachmatdinata.
Namun, operasi lebih baik cepat dilakukan mengingat kutil pada tubuh Dede mulai tumbuh lagi dengan cepat. Dede terakhir kali memeriksakan diri bulan September 2009 sebelum Lebaran.Menurut Rachmatdinata, sekarang kutil sudah mulai tumbuh di tangan Dede bagian punggung dan telapaknya. Sementara muka, badan, dan telapak kaki relatif belum bertambah. Namun, kutil pasti akan tumbuh lagi.
Khusus untuk Dede, kutil tumbuh dengan sangat cepat karena sistem kekebalan tubuh yang rendah. Sel darah limposit yang berfungsi menangkal virus diduga tidak berfungsi dengan baik.Kutil sendiri disebabkan human papiloma virus (HPV).“Kalau pada orang normal,satu kali operasi sudah bisa sembuh.
Tapi, karena Dede sistem kekebalan tubuhnya rendah, kutil akan tumbuh lagi dan lagi,” kata Rachmatdinata. Sejak awal, lanjut dia, dokter sudah menyatakan penyakit Dede tidak bisa disembuhkan total.Upaya paling maksimal yang bisa dilakukan adalah operasi penipisan kutil untuk memperbaiki kualitas hidup Dede.
(Fitra Iskandar)