BANDUNG - Sebanyak delapan gerbong kereta api (KA) Pasundan Jurusan Surabaya-Bandung yang membawa ratusan bonek tadi malam mengalami kerusakan. Rata-rata kerusakan terjadi pada kaca dan lampu masing-masing gerbong.
Menurut Ka Humas PT KA Daop II Bandung Bambang S Prayitno, kemungkinan kerusakan yang terjadi pada delapan gerbong tersebut hanya sebagian kecil saja. Diduga, kata Bambang, ada gerbong lain yang mengalami kerusakan.
"Kemungkinan hanya sebagian kecil saja. Diduga, masih ada gerbong kereta yang mengalami kerusakan," kata Bambang kepada wartawan, Sabtu (23/1/2010) siang.
Bambang menambahkan, 99 persen kaca-kaca pada delapan gerbong tersebut rusak dan bolong-bolong. Disinggung jumlah kerugian akibat perusakan tersebut, Bambang mengaku belum mengetahuinya.
"Kami masih belum mengetahui jumlah kerugian akibat kerusakan ini," kata Bambang.
Bambang juga mengaku tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Biasanya, kata dia, kalau ada kerugian, sebagian diganti oleh manajer dan sebagian lagi oleh pihak liga.
"Biasanya kalau ada kerugian sebagian akan diganti liga sebagian oleh manajer," kata Bambang.
Lebih jauh Bambang mengatakan, para bonek yang menggunakan kereta api Pasundan tersebut tiba di Stasiun Rancaekek pada pukul 01.00 dinihari tadi. Mereka langsung diangkut oleh 17 truk pengendali massa.
Disinggung soal kepulangan bonek, Bambang mengaku belum mengetahuinya. Sebab, kata dia, sampai saat ini belum ada pihak yang bertanggungjawab terhadap kepulangan para bonek tersebut.
"Soal kepulangan belum tahu akan dibayar oleh siapa. Kemungkinan akan lebih besar dari sekarang. Karena yang datang dengan fasilitas lain akan cari yang gratisan," kata Bambang.
(Fitra Iskandar)