JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia pernah menangkap ratusan orang terkait aksi terorisme yang mengancam wilayah Indonesia. Setidaknya terdapat 452 orang teroris yang pernah dijebloskan ke penjara.
"Yang keluar 242. Bersama dengan itu bisa kita lihat, mereka melakukan kegiatan lagi," ujar Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri usai Latihan gabungan TNI-Polri di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (13/3/2010).
Dia melanjutkan, oleh karena itu, aksi terorisme masih perlu diwaspadai. Terorisme merupakan musuh bersama, sehingga masyarakat Indonesia tidak boleh lengah dan waspada.
"Dengan gelaran latihan gabungan ini menunjukkan TNI dan Polri tidak memberikan ruang kepada mereka," tandasnya.
(Hariyanto Kurniawan)